Remembering You
August 28th, 2010 § Leave a Comment
Pukul 23:55
Dan masih belum tidur, malah ngeblog.
Kalau hari biasanya saya belum tidur karena nonton tv atau baca novel, kali ini lain. Sungguh sangat lain.
Malam ini saya sulit memejamkan mata karena jujur saja mata ini perih, sedikit sembab karena habis menangis.
Saya baru saja kehilangan sahabat, senior, atau mungkin lebih tepatnya seorang kakak (teteh-red). Setelah seminggu koma di rumah sakit, ternyata ia tak mampu lagi bertahan dan Allah memutuskan untuk memanggilnya.
Masih terngiang Jumat malam minggu kemarin kami bersenda gurau, bercanda karena ia memang begitu periang, ceplas ceplos apa adanya. Ini terasa begitu cepat, tapi kembali lagi semua sudah ditentukan dari awal oleh-Nya.
The death of someone we know always reminds us that we are still alive – perhaps for some purpose which we ought to re-examine. ~Mignon McLaughlin, The Neurotic’s Notebook, 1960
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan ya teh, semoga Allah menerima amal ibadah teteh dan melapangkan jalan teteh ke surga. Tidak ada yang bisa saya berikan untuk teteh selain doa. “
ps: we’ll be missing you badly
